Mengenali Cracking pada Lapisan Cat Dinding dan Cara Mengatasinya

Cracking adalah istilah yang digunakan pada terpisahnya lapisan cat atau pengelupasan lapisan cat. Awalnya kerusakan cat hanya berupa retak rambut, namun kemudian lama-lama lapisan cat mengelupas, dan menyebabkan retak yang parah pada permukaan dinding.

Cracking pada Dinding

Cracking disebabkan oleh penuaan lapisan cat yang membuat lapisan cat terkelupas secara keseluruhan. Tentunya masalah ini membuat tampilan rumah menjadi kurang menarik dan tidak sedap dipandang.

Ada berbagai penyebab munculnya cracking pada dinding:

  1. Cat yang digunakan berkualitas rendah. Daya lekat pada permukaan substrat rendah sehingga cat tidak menempel dengan baik.
  2. Cat terlalu banyak dicampur dengan air sehingga encer atau pengaplikasian cat terlalu tipis.
  3. Persiapan permukaan yang tidak optimal, terutama apabila tidak diberikan lapisan cat dasar.
  4. Pengaruh cuaca saat proses pengecatan, yaitu saat kondisi berangin atau dingin sehingga cat cepat mengering.
  5. Pengecatan dilakukan pada permukaan yang sudah dicat berkali-kali sehingga lapisan cat dasar kehilangan fleksibilitas dan tidak mampu memuai serta menyusut mengikuti perubahan suhu.

Untuk mengatasi masalah tersebut, pertama-tama Anda perlu mengidentifikasi tingkat kerusakan lapisan cat terlebih dahulu. Apabila kerusakan tidak sampai ke permukaan,

  1. Anda bisa membersihkan lapisan cat yang mengelupas dengan menggunakan scrapper atau sikat kawat untuk mengangkat lapisan yang terkelupas.
  2. Amplas permukaan hingga halus
  3. Gunakan cat berkualitas tinggi untuk mengecat ulang permukaan yang sudah dihaluskan. Contohnya Cat Mowilex Weathercoat yang tahan hingga 5 tahun.
  4. Pastikan cat diaplikasikan secara benar. Lapisan cat tidak boleh tipis untuk menghindari cracking di kemudian hari.

Namun apabila kerusakan lapisan cat telah sampai ke permukaan,

  1. Bersihkan dinding dengan menggunakan amplas atau paint remover hingga bersih dan halus.
  2. Aplikasikan cat dasar yang berkualitas terlebih dahulu agar cat menempel sempurna ke permukaan.
  3. Gunakan cat berkualitas tinggi untuk mengecat ulang permukaan yang sudah diberi cat dasar.
Baca Juga  Mengenali Jenis Cat berdasarkan Kegunaannya
Tagged , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *